Teknologi

Gemini Kini Bisa Akses Google Photos, Google Tegaskan Foto Tak Dipakai untuk Latih AI

70
×

Gemini Kini Bisa Akses Google Photos, Google Tegaskan Foto Tak Dipakai untuk Latih AI

Sebarkan artikel ini
Google mengintegrasikan Gemini dengan Google Photos lewat fitur Personal Intelligence. Foto tak dipakai latih AI, tapi muncul pertanyaan baru soal privasi data visual pengguna.
Google mengintegrasikan Gemini dengan Google Photos lewat fitur Personal Intelligence. Foto tak dipakai latih AI, tapi muncul pertanyaan baru soal privasi data visual pengguna.

XJABAR.COM – Google mengintegrasikan Gemini dengan Google Photos melalui fitur Personal Intelligence, memungkinkan AI membuat gambar personal berbasis foto pengguna — sekaligus memunculkan pertanyaan baru soal batas privasi data visual.

Langkah ini menandai eskalasi signifikan dalam strategi Google mengembangkan AI yang semakin personal. Bukan lagi sekadar menjawab pertanyaan teks, Gemini kini mulai menyentuh ranah yang jauh lebih intim: foto keluarga, wajah, dan aktivitas keseharian yang tersimpan di galeri digital pengguna.

Cara Kerja Integrasi Gemini dan Google Photos

Fitur yang dimaksud disebut Personal Intelligence — sebuah lapisan konektivitas yang mengizinkan Gemini terhubung ke berbagai aplikasi Google milik pengguna, termasuk Google Photos.

Dengan integrasi ini, pembuat gambar berbasis AI bernama Nano Banana dapat menghasilkan visual personal tanpa mengharuskan pengguna mengunggah foto secara manual. Pengguna cukup memberikan perintah natural, misalnya meminta ilustrasi bersama anggota keluarga. Sistem kemudian menggunakan referensi dari foto yang sudah tersimpan untuk menghasilkan gambar sesuai permintaan.

Sebelumnya, Nano Banana sudah dikenal karena kemampuannya membuat versi miniatur digital dari diri pengguna. Integrasi dengan Google Photos adalah langkah berikutnya — dari figur generik menuju representasi visual yang benar-benar personal.

Google: Opt-In dan Foto Tidak Digunakan untuk Melatih AI

Mengantisipasi kekhawatiran publik, Google menekankan dua poin utama terkait fitur ini.

Pertama, fitur bersifat opsional sepenuhnya. Personal Intelligence hanya aktif jika pengguna secara eksplisit memberikan izin. Tanpa persetujuan, Gemini tidak akan menyentuh konten di Google Photos.

Kedua, Google menegaskan bahwa foto pribadi pengguna tidak digunakan untuk melatih model AI. Data visual hanya dimanfaatkan untuk merespons permintaan spesifik pengguna dalam sesi yang relevan — bukan sebagai bahan pelatihan model secara umum.

Klaim ini penting dalam konteks kepercayaan publik terhadap platform AI besar. Namun, pertanyaan soal bagaimana data diproses, disimpan sementara, dan seberapa lama aksesnya berlaku tetap menjadi area yang membutuhkan transparansi lebih lanjut dari Google.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *