Samsung, misalnya, terus menyempurnakan engsel Armor FlexHinge pada Galaxy Z Fold, sementara Huawei mengandalkan engsel multi-link pada Mate X series. Meski sudah jauh berkembang, kedua pendekatan tersebut masih menyisakan lipatan layar yang dapat terlihat dalam kondisi tertentu—masalah yang ingin diminimalkan Apple sejak awal.
Desain dan Material Bodi
Dari sisi material, Apple kembali mengambil jalur premium dengan menggunakan rangka titanium. Samsung dan Huawei masih mengandalkan kombinasi aluminium dan baja tahan karat pada sebagian besar model lipat mereka.
Titanium memberikan keunggulan rasio kekuatan terhadap berat yang lebih baik. Artinya, iPhone lipat berpotensi terasa lebih ringan dan solid dibanding Galaxy Z Fold atau Huawei Mate X dengan ukuran layar serupa.
Dalam hal desain, Apple diprediksi mengusung model book-style yang mirip Galaxy Z Fold, bukan model lipat keluar seperti Huawei Mate X generasi awal. Pendekatan ini dinilai lebih aman untuk perlindungan layar dan sesuai dengan preferensi pasar global.
Layar dan Pengalaman Pengguna
Ukuran layar internal iPhone lipat disebut mencapai 7,8 inci, mendekati dimensi Galaxy Z Fold dan Huawei Mate X. Namun, Apple diyakini akan menitikberatkan pada kualitas panel dan optimalisasi sistem operasi.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.




