“Ketika perutmu terasa kencang atau tertekan, itu dapat memicu respons stres tubuhmu dan membuat segalanya terasa lebih buruk,” ungkap dr. Rao.
Bagi penderita sindrom iritasi usus besar (IBS), gas berlebih bisa sangat mengganggu aktivitas harian. “Kamu mungkin memiliki jumlah (gas) yang normal, tetapi otakmu menafsirkannya sebagai rasa sakit atau berlebihan,” jelas dr. Lee.
Membuang angin membantu mengaktifkan kembali sistem saraf parasimpatis — respons tubuh yang menenangkan — sehingga ketegangan mereda lebih cepat.
4. Tanda Mikrobioma Usus Sedang Aktif Bekerja
Gas bukan kotoran sembarangan. Ia adalah produk turunan dari proses fermentasi yang dilakukan triliunan bakteri baik di ususmu saat mengurai serat dan nutrisi.
“Gas adalah produk sampingan dari bakteri usus yang memfermentasi serat dan nutrisi. Jadi, itu (kentut) sering kali merupakan pertanda bahwa mikrobiomamu aktif dan hidup, yang mana merupakan hal yang baik,” tegas dr. Lee.
Artinya, kentut yang sehat adalah cerminan ekosistem usus yang berfungsi baik. Justru seharusnya disambut, bukan ditahan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jadikan pola kentut sebagai bagian dari pemantauan kesehatan ususmu. Jika sudah berhari-hari tidak kentut sama sekali, atau sebaliknya terlalu sering hingga mengganggu aktivitas harian, segera periksakan diri ke dokter.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





