Lifestyle

4 Manfaat Kentut yang Sering Diabaikan, Nomor 2 Bisa Selamatkan Nyawa

153
×

4 Manfaat Kentut yang Sering Diabaikan, Nomor 2 Bisa Selamatkan Nyawa

Sebarkan artikel ini
Menahan kentut bisa picu kembung hingga stres. Dokter gastroenterologi ungkap 4 manfaat buang angin bagi kesehatan usus yang sering diabaikan. Simak penjelasannya.
Menahan kentut bisa picu kembung hingga stres. Dokter gastroenterologi ungkap 4 manfaat buang angin bagi kesehatan usus yang sering diabaikan. Simak penjelasannya.

“Ketika perutmu terasa kencang atau tertekan, itu dapat memicu respons stres tubuhmu dan membuat segalanya terasa lebih buruk,” ungkap dr. Rao.

Bagi penderita sindrom iritasi usus besar (IBS), gas berlebih bisa sangat mengganggu aktivitas harian. “Kamu mungkin memiliki jumlah (gas) yang normal, tetapi otakmu menafsirkannya sebagai rasa sakit atau berlebihan,” jelas dr. Lee.

Membuang angin membantu mengaktifkan kembali sistem saraf parasimpatis — respons tubuh yang menenangkan — sehingga ketegangan mereda lebih cepat.

4. Tanda Mikrobioma Usus Sedang Aktif Bekerja

Gas bukan kotoran sembarangan. Ia adalah produk turunan dari proses fermentasi yang dilakukan triliunan bakteri baik di ususmu saat mengurai serat dan nutrisi.

“Gas adalah produk sampingan dari bakteri usus yang memfermentasi serat dan nutrisi. Jadi, itu (kentut) sering kali merupakan pertanda bahwa mikrobiomamu aktif dan hidup, yang mana merupakan hal yang baik,” tegas dr. Lee.

Artinya, kentut yang sehat adalah cerminan ekosistem usus yang berfungsi baik. Justru seharusnya disambut, bukan ditahan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jadikan pola kentut sebagai bagian dari pemantauan kesehatan ususmu. Jika sudah berhari-hari tidak kentut sama sekali, atau sebaliknya terlalu sering hingga mengganggu aktivitas harian, segera periksakan diri ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto istimewa
Lifestyle

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana mata seorang wanita langsung berbinar saat melihat deretan kilau kalung emas, cincin berlian, atau gelang yang elegan? Bagi sebagian kaum adam, ketertarikan ini seringkali dianggap sekadar hiasan biasa. Padahal, jika diselisik lebih dalam, perhiasan menyimpan makna dan daya tarik magis yang jauh melampaui banderol harganya.