Lifestyle

Psikiater Jelaskan 3 Tanda PMDD yang Lebih Berat dari PMS dan Cara Penanganannya

13
×

Psikiater Jelaskan 3 Tanda PMDD yang Lebih Berat dari PMS dan Cara Penanganannya

Sebarkan artikel ini
Psikiater dr. Elvine Gunawan jelaskan PMDD, gangguan psikiatri lebih berat dari PMS yang bisa memicu depresi berat dan berulang tiap siklus. Kenali tanda dan kapan harus ke dokter.
Psikiater dr. Elvine Gunawan jelaskan PMDD, gangguan psikiatri lebih berat dari PMS yang bisa memicu depresi berat dan berulang tiap siklus. Kenali tanda dan kapan harus ke dokter.

Pesimisme Ekstrem dan Respons Emosi Berlebihan

Selain depresi berat, PMDD juga ditandai dengan munculnya rasa pesimisme yang tidak proporsional terhadap situasi yang dihadapi. Masalah kecil bisa terasa sangat besar dan luar biasa berat.

“Ada rasa pesimisme yang lebih ekstrem atau misalnya ketika ada masalah respon emosi kita lebih dibandingkan orang lain,” ujarnya.

Pola ini — respons emosi yang secara konsisten lebih intens dari rata-rata — menjadi salah satu pembeda utama antara fluktuasi mood normal dan PMDD.

Penurunan Energi yang Signifikan

Selain gangguan emosi, perempuan dengan PMDD juga kerap mengalami penurunan energi yang drastis selama siklus menstruasi berlangsung. Kelelahan ini bukan kelelahan biasa, melainkan kondisi yang membuat aktivitas harian pun terasa berat untuk dijalankan.

PMDD Berulang dan Memburuk Tanpa Terapi

Satu hal yang membuat PMDD berbeda dari gangguan mood episodik biasa adalah sifatnya yang berulang mengikuti siklus menstruasi. Setiap bulan, gejala tersebut berpotensi muncul kembali — dan tanpa penanganan yang tepat, intensitasnya bisa semakin parah dari waktu ke waktu.

“Sebenarnya kalau PMDD itu biasanya berulang. Jika tidak diterapi, maka kondisinya akan lebih buruk,” kata dr. Elvine.

Pola berulang ini yang sering membuat penderita PMDD terjebak dalam siklus yang melelahkan: merasa membaik setelah menstruasi selesai, lalu kembali terpuruk saat siklus berikutnya datang. Tanpa intervensi profesional, jeda itu hanya memberikan ketenangan sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *