Teknologi

Redmi Note dan Redmi K Bakal Hadir dengan Baterai Monster 10.000 mAh

3
×

Redmi Note dan Redmi K Bakal Hadir dengan Baterai Monster 10.000 mAh

Sebarkan artikel ini
Redmi tengah kembangkan tiga smartphone baterai 10.000 mAh sel tunggal dengan fast charging 100W untuk lini Redmi Note dan Redmi K, berpotensi hadir global via Poco.
Redmi tengah kembangkan tiga smartphone baterai 10.000 mAh sel tunggal dengan fast charging 100W untuk lini Redmi Note dan Redmi K, berpotensi hadir global via Poco.

Redmi Siapkan Tiga HP Baterai 10.000 mAh, Bisa Meluncur Global Lewat Rebranding Poco

XJABAR.COM – Redmi tengah mengembangkan tiga smartphone dengan baterai sel tunggal berkapasitas 10.000 mAh — bocoran yang sekaligus menandai lompatan signifikan dari rekor internal Xiaomi yang saat ini masih berhenti di angka 9.000 mAh.

Informasi ini pertama kali muncul dari leaker Digital Chat Station melalui platform Weibo, dan langsung menarik perhatian komunitas teknologi global karena kapasitasnya yang belum pernah dicapai oleh lini Redmi sebelumnya.

Baterai Sel Tunggal 10.000 mAh dengan Fast Charging 100W

Ketiganya akan menggunakan konfigurasi baterai sel tunggal (single-cell) — bukan konfigurasi dual-cell yang umumnya dipakai produsen untuk mencapai kapasitas besar tanpa mengorbankan bentuk perangkat.

Meski kapasitasnya masif, Redmi tidak mengorbankan kecepatan pengisian. Ketiga perangkat ini disebut akan mendukung fast charging kabel hingga 100W, spesifikasi yang sudah menjadi standar di seri Redmi K maupun Redmi Turbo saat ini.

Sebagai pembanding, Redmi Turbo 5 Max yang saat ini menjadi pemegang rekor kapasitas tertinggi di keluarga Xiaomi hanya mengantongi baterai 9.000 mAh — juga dengan fast charging 100W. Artinya, ketiga perangkat baru ini akan langsung melampaui rekor tersebut dengan selisih 1.000 mAh.

Kendala Regulasi: Tidak Masuk Eropa

Pilihan konfigurasi sel tunggal membawa konsekuensi distribusi yang cukup serius. Ketiga smartphone ini kemungkinan besar tidak dapat dipasarkan di wilayah Uni Eropa, lantaran regulasi setempat memberlakukan batasan ketat terhadap standar baterai perangkat elektronik konsumen.

Ini bukan pertama kalinya strategi baterai jumbo Xiaomi terganjal aturan Eropa. Namun bagi konsumen di luar kawasan tersebut — khususnya Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Amerika Latin — perangkat ini tetap berpotensi hadir tanpa hambatan regulasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *