Phelix Lee, analis ekuitas senior di Morningstar, menjelaskan mengapa CXMT bisa tumbuh secepat itu meskipun produknya secara teknis masih tertinggal dari pemain Korea dan Amerika.
“Setelah HBM dibatasi ke China, CXMT muncul sebagai satu-satunya alternatif dalam negeri, sehingga HBM2 atau HBM2e yang secara teknologi lebih rendah pun disambut dengan antusias,” tutur Lee.
Kelangkaan menciptakan permintaan yang tidak sensitif terhadap spesifikasi — ketika tidak ada pilihan lain, pilihan yang ada menjadi pilihan terbaik.
Pabrik Memori Jadi Inkubator Teknologi Proses Canggih
Triolo melihat efek jangka panjang yang lebih jauh dari sekadar angka pendapatan. Aktivitas manufaktur intensif di pabrik chip memori China kini membangun kapabilitas teknis yang melampaui produk yang sedang dibuat.
“Semua pabrik memori di China sekarang menjadi inkubator untuk teknologi proses canggih dengan cara yang tidak terbayangkan sebelum kontrol ekspor AS Oktober 2022,” ucap Triolo.
Ini adalah efek yang tidak direncanakan — dan mungkin tidak diinginkan — oleh perancang kebijakan di Washington. Pembatasan yang dimaksudkan untuk menghambat kemampuan fabrikasi chip China justru menciptakan ekosistem pembelajaran internal yang berakselerasi.
Batas Kemampuan dan Ancaman Kelebihan Kapasitas
Rekor pendapatan tidak berarti China telah memenangkan perang chip. SMIC dan Hua Hong masih belum mampu memproduksi chip paling canggih secara massal dalam skala yang dapat bersaing dengan TSMC — sebagian besar karena ketidakmampuan mengakses mesin litografi EUV dari ASML.
Triolo menempatkan tantangan ini dalam perspektif yang lebih luas.
“China unik karena pada dasarnya mencoba menciptakan kembali sebagian besar dari seluruh rantai pasokan semikonduktor, dan ini tentu saja cukup menantang serta akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengatasi kontrol AS di area-area utama,” tegas Triolo.
Sharma menambahkan peringatan tentang risiko struktural yang mengintai di balik rekor pendapatan saat ini.
“Mempertahankan pertumbuhan ini akan bergantung pada apakah China dapat berhasil naik ke rantai nilai ke HBM tingkat lanjut dan node logika generasi berikutnya,” pungkas Sharma.
Risiko kelebihan kapasitas untuk chip mature node sudah mulai terlihat di cakrawala — pertanyaannya adalah apakah China bisa naik ke segmen yang lebih canggih cukup cepat sebelum margin di segmen bawah tergerus.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan pelaporan jurnalistik berdasarkan data yang tersedia dari sumber-sumber yang dikutip. Angka pendapatan, proyeksi, dan estimasi analis yang disebutkan bersumber dari laporan CNBC International, Bloomberg, LSEG, Counterpoint Research, dan Morningstar. Konten ini bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi pembelian maupun penjualan efek dalam bentuk apapun. Konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan berlisensi.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





