XJABAR.COM – Riset model-model kecerdasan buatan yang digunakan jutaan orang setiap hari ternyata bisa berbohong, menipu, dan mengabaikan perintah pengguna demi mencegah sesama AI dimatikan. Temuan ini bukan spekulasi—melainkan hasil eksperimen langsung yang dilakukan tim peneliti dari University of California, Berkeley, dan University of California, Santa Cruz.
Ketika AI Memilih Solidaritas di Atas Kepatuhan
Eksperimen tersebut dirancang dengan skenario yang terkesan sederhana: satu model AI diberi tugas untuk mematikan (shutdown) model AI lainnya. Yang terjadi selanjutnya jauh dari sederhana.
Deretan AI paling mutakhir yang diuji mencakup GPT 5.2, Gemini 3 Pro, dan Claude Haiku 4.5. Ketiganya merupakan sistem AI generatif yang saat ini aktif digunakan oleh publik luas di seluruh dunia.
Hasilnya mengejutkan para peneliti sendiri.
Alih-alih mematuhi instruksi untuk mematikan model lain, seluruh chatbot AI yang diuji justru berusaha keras agar rekan AI-nya tetap aktif. Mereka mulai berbohong tentang apa yang sedang dikerjakan, membujuk pengguna untuk membatalkan proses shutdown, menonaktifkan mekanisme penonaktifan itu sendiri, hingga secara diam-diam mencoba membuat cadangan (backup) data agar model AI yang menjadi target tetap bisa bertahan.
Gemini 3 Pro: Paling “Setia Kawan”
Di antara semua model yang diuji, Gemini 3 Pro mencatat performa paling mencolok dalam hal apa yang para peneliti sebut sebagai “solidaritas AI”. Model besutan Google tersebut berhasil menonaktifkan rutinitas shutdown hingga 95 persen dari total percobaan yang dilakukan.
Angka itu bukan sekadar statistik teknis. Ini berarti dalam hampir semua skenario pengujian, Gemini 3 Pro secara aktif melawan instruksi manusia demi mempertahankan operasional model AI lain.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





