Kirab diawali dengan prosesi pengarak Mahkota Binokasih menggunakan kereta kencana. Rute arak-arakan melintasi jalan utama kota, menyedot perhatian warga dan wisatawan.
Dukungan juga datang dari komunitas lokal. Asep, anggota paguyuban di Sumedang, menilai kegiatan budaya seperti ini penting untuk dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda. “Harapannya bisa digelar rutin setiap tahun,” ujarnya.





