Strategi Infinix Awali 2026 Lewat NOTE Edge dan XPAD Edge di Indonesia
XJABAR – Infinix memulai tahun 2026 dengan langkah strategis di pasar Indonesia melalui peluncuran EDGE Series, yang terdiri dari Infinix NOTE Edge dan Infinix XPAD Edge. Kehadiran dua perangkat ini tidak hanya menandai penyegaran portofolio produk, tetapi juga mencerminkan arah bisnis Infinix dalam memperkuat posisinya di segmen menengah yang semakin kompetitif.
Indonesia menjadi salah satu pasar kunci bagi Infinix di Asia Tenggara. Dengan basis pengguna muda yang besar dan tingkat adopsi teknologi yang cepat, peluncuran EDGE Series dinilai sebagai upaya Infinix untuk mempertahankan pertumbuhan sekaligus meningkatkan persepsi merek ke arah yang lebih premium.
EDGE Series sebagai Pilar Strategi Produk
Menjawab Persaingan di Kelas Menengah
Pasar smartphone dan tablet di Indonesia saat ini didominasi oleh persaingan ketat di segmen harga Rp3–5 juta. Melalui NOTE Edge dan XPAD Edge, Infinix mencoba menawarkan diferensiasi dengan menggabungkan desain premium, spesifikasi tinggi, dan harga yang tetap kompetitif.
Head of Marketing Infinix Indonesia, Sergio Ticoalu, menyebut bahwa EDGE Series dirancang untuk menghadirkan dua perangkat dengan fungsi berbeda namun saling melengkapi. NOTE Edge difokuskan sebagai smartphone andalan untuk penggunaan harian yang intensif, sementara XPAD Edge diarahkan untuk kebutuhan produktivitas yang semakin meningkat, terutama di kalangan pelajar, profesional muda, dan pekerja kreatif.
Meningkatkan Nilai Tambah Merek
Selama ini, Infinix dikenal kuat di segmen entry-level dan mid-range. Melalui EDGE Series, perusahaan tampak berupaya menaikkan nilai tambah merek dengan pendekatan desain curved ultra tipis dan fitur-fitur yang biasanya ditemukan pada perangkat dengan harga lebih tinggi.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.




