Teknologi

Strategi Infinix Awali 2026 Lewat NOTE Edge dan XPAD Edge di Indonesia

145
×

Strategi Infinix Awali 2026 Lewat NOTE Edge dan XPAD Edge di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Infinix NOTE Edge dan Infinix XPAD Edge
Infinix NOTE Edge dan Infinix XPAD Edge

Pendekatan ini menunjukkan strategi Infinix untuk tidak hanya bersaing lewat harga, tetapi juga melalui pengalaman pengguna dan daya tahan perangkat.

Infinix NOTE Edge: Mesin Pertumbuhan di Segmen Smartphone

Diferensiasi Lewat Teknologi dan Daya Tahan

Infinix NOTE Edge menjadi smartphone pertama di dunia yang ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7100 5G. Dari perspektif bisnis, klaim “pertama di dunia” ini memberikan nilai pemasaran yang kuat sekaligus memperkuat citra inovatif Infinix.

Skor AnTuTu V11 yang menembus 810.000 poin serta dukungan gaming hingga 90 fps menempatkan NOTE Edge sebagai pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan performa tinggi tanpa harus naik ke segmen flagship.

Fokus pada Efisiensi dan Umur Pakai

Baterai 6.500 mAh yang disematkan pada NOTE Edge menjadi salah satu keunggulan utama. Kapasitas besar ini mendukung tren penggunaan smartphone yang semakin intens, baik untuk navigasi, hiburan, maupun pekerjaan.

Dari sisi strategi produk, teknologi self repairing battery yang diklaim mampu menjaga kapasitas hingga lebih dari 80 persen setelah 2.000 siklus pengisian menunjukkan fokus Infinix pada umur pakai jangka panjang. Hal ini relevan dengan konsumen Indonesia yang semakin mempertimbangkan durabilitas sebelum membeli perangkat baru.

Infinix XPAD Edge: Ekspansi ke Pasar Tablet Produktivitas

Menangkap Peluang di Segmen Tablet

Berbeda dengan smartphone yang pasarnya sudah sangat matang, segmen tablet produktivitas masih memiliki ruang pertumbuhan. Infinix XPAD Edge hadir untuk mengisi celah tersebut dengan menawarkan layar besar 13,2 inci beresolusi 2.4K, desain tipis, dan bobot ringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *