“Kita bagilah tugas-tugas di rumah ini dengan anak-anak kita atau dengan suami kita. Para ibu bisa meng-encourage anak-anak untuk membereskan mainannya sendiri atau mencuci piringnya sendiri,” saran Clement.
Pelibatan anak dalam pekerjaan rumah yang sesuai usia bukan hanya meringankan ibu — ia juga mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab sejak dini.
4. Beri Jeda Transisi Sebelum Beralih ke Urusan Rumah
Satu kebiasaan kecil yang sering diremehkan: langsung beranjak ke tumpukan cucian kotor begitu laptop ditutup.
Tanpa jeda, otak tidak sempat keluar dari mode kerja sebelum masuk ke mode domestik. Hasilnya bukan produktivitas ganda — melainkan kelelahan berlapis yang menumpuk sepanjang hari dan meledak sebagai emosi negatif di penghujung malam.
Waktu tempuh pulang yang biasa didapatkan saat kerja dari kantor — meski terasa menjengkelkan — sebenarnya berfungsi sebagai penyangga psikologis. WFH menghilangkan penyangga itu, dan ibu bekerja perlu menciptakannya secara sadar.
Clement menyarankan waktu transisi sekitar 30 menit: peregangan ringan, tidur sejenak, menonton satu episode serial pendek, atau sekadar duduk melihat langit sore.
“Paling tidak relaksasi dulu, ada transisi, baru kita ngerjain tugas domestik kita,” pungkasnya.
Langkah sederhana ini cukup untuk memutus ketegangan kerja dan membantu ibu memasuki rutinitas domestik dengan kapasitas emosional yang lebih utuh.
Artikel ini memuat informasi dari psikolog klinis dan disajikan untuk tujuan edukasi. Jika Anda mengalami gejala kelelahan mental yang berat atau berkelanjutan, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





