KARAWANG, XJABAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi banjir seiring datangnya musim hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir mulai November 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ari Hidayat, menjelaskan bahwa hujan di beberapa wilayah seperti Rengasdengklok dan Pangkalan bahkan telah turun lebih awal sejak akhir Oktober.
“Berdasarkan perkiraan BMKG, musim hujan ini diprediksi berlangsung hingga April 2027 dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Februari mendatang,” ucap Ari Hidayat, Kamis 29 Oktober 2026.
Mengantisipasi ancaman banjir tahunan—terutama di titik rawan seperti Desa Karangligar—BPBD meminta seluruh perangkat daerah dari tingkat kecamatan hingga desa untuk siaga.
“Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan fasilitas rumah panggung bagi warga terdampak, sementara posko darurat rencananya akan didirikan secara tentatif di lokasi terdekat saat bencana terjadi,” ucap Ari Hidayat, menyebut hal itu sebagai langkah mitigasi. (damar)





