Teknologi

Separuh Pekerja AS Kini Pakai AI, Tapi Transformasi Besar di Perusahaan Belum Terjadi

119
×

Separuh Pekerja AS Kini Pakai AI, Tapi Transformasi Besar di Perusahaan Belum Terjadi

Sebarkan artikel ini
Gallup survei 23.717 karyawan AS: 50% sudah pakai AI
Gallup survei 23.717 karyawan AS: 50% sudah pakai AI

Hanya 1 dari 10 karyawan di perusahaan yang telah mengadopsi AI yang sepakat bahwa teknologi ini telah membawa transformasi besar dari segi bagaimana pekerjaan diselesaikan secara kolektif. Peningkatan produktivitas masih terkonsentrasi di level individu, bukan sistem.

Temuan Gallup ini senada dengan bukti empiris dari studi tingkat perusahaan di AS, Inggris, Jerman, dan Australia. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa para kepala eksekutif melaporkan dampak minimal AI terhadap produktivitas selama tiga tahun terakhir.

Kesenjangan antara produktivitas individu dan level perusahaan mengindikasikan bahwa banyak organisasi belum secara fundamental mendesain ulang alur kerja, peran, atau proses di sekitar AI—meski alat itu sudah ada di tangan karyawan mereka.

Para Pemimpin Paling Diuntungkan

Pengalaman karyawan dengan AI sangat ditentukan oleh jenis pekerjaan yang mereka lakukan. Di antara mereka yang menggunakan AI setidaknya beberapa kali setahun, pengguna terbanyak berasal dari level kepemimpinan—dan mereka pula yang paling merasakan manfaatnya.

Sebanyak 21% pekerja yang memegang peran kepemimpinan melaporkan dampak positif terhadap produktivitas mereka. Angka itu hampir dua kali lipat dibanding staf biasa, yang hanya 13%.

Gallup menjelaskan bahwa perbedaan ini merefleksikan sifat pekerjaan berbasis pengetahuan yang lebih mudah dipadukan dengan AI—seperti analisis data, komunikasi strategis, dan perencanaan. Para pemimpin manajerial lebih sering bekerja dalam peran semacam itu, termasuk pekerjaan yang bisa dilakukan dari jarak jauh.

Siapa yang Paling Sedikit Merasakan Manfaat?

Kontras paling tajam terlihat di sektor layanan dan dukungan administrasi kantor. Karyawan dalam kategori ini lebih banyak yang mengatakan AI hanya memberikan sedikit efek—bahkan tidak ada sama sekali. Sebagian bahkan menyebut AI justru berdampak negatif terhadap produktivitas kerja mereka.

Di sisi lain, pekerja layanan kesehatan dan mereka yang berperan dalam fungsi teknis dan profesional disebut sebagai pemimpin awal dalam peningkatan produktivitas yang dilaporkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *