3. Tulis Satu Hal yang Disyukuri
Rasa syukur membantu otak lebih fokus pada hal-hal positif. Cleo merekomendasikan menulis satu hal yang disyukuri setiap pagi atau malam hari, dan tidak harus berupa hal besar.
“Latihan syukur melatih otak untuk fokus pada hal positif dan melepaskan serotonin yang memberi rasa tenang dan puas,” sarannya. Secangkir kopi hangat atau cuaca cerah sudah lebih dari cukup sebagai bahan tulisan.
4. Lakukan Peregangan Singkat Setiap Jam
Duduk terlalu lama membuat tubuh tegang dan pikiran lesu. Peregangan 10–20 detik setiap satu jam membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi kekakuan otot.
Gerakan sederhana seperti menyentuh ujung kaki, meregangkan tangan, atau memutar bahu sudah cukup untuk memberi efek segar pada tubuh. Tubuh yang lebih rileks cenderung berkontribusi pada suasana hati yang lebih stabil.
5. Hirup Udara Segar di Pagi Hari
Membuka pintu rumah atau berjalan keluar selama beberapa menit membantu tubuh bangun secara alami. Paparan udara segar dan cahaya pagi berperan mengatur ritme sirkadian tubuh.
Mahony menyebut kebiasaan ini memberi sinyal kuat bahwa hari telah dimulai, sekaligus meningkatkan energi untuk menjalani aktivitas harian.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





