Berita

Kompetensi Digital ASN Harus Berdampak ke Pelayanan Publik

9
×

Kompetensi Digital ASN Harus Berdampak ke Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
IMG 20261104 WA0002

Xjabar.com,Bandung,- Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat kompetensi digital aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang adaptif, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penguatan tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan budaya kerja digital di lingkungan pemerintahan.

IMG 20261104 WA0008

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menuturkan, transformasi dari sistem pemerintahan berbasis elektronik menuju pemerintahan digital tidak sekadar berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan cara birokrasi berpikir, bekerja, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diiringi kemampuan aparatur dalam mengolah data, menjaga keamanan informasi, serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan efisiensi proses kerja dan kualitas pelayanan publik.

“Teknologi harus dipermudah, birokrasi harus dan ASN harus terus meningkatkan kapasitasnya,” ujarnya saat Diskusi Uji Publik Rancangan Peraturan Menteri PANRB tentang Kompetensi Digital ASN dan Budaya Digital di Lingkungan Instansi Pemerintah, di Auditorium Balai Kota Bandung, Selasa, 3 November 2026.

Ia menyampaikan, Pemkot Bandung telah memulai penguatan kompetensi digital melalui uji kompetensi yang dilaksanakan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan cakupan lebih dari 2.311 ASN.

Hasil pengukuran tersebut menjadi modal awal untuk mengenali kapasitas aparatur, memetakan kesenjangan kompetensi, serta menyusun pengembangan sumber daya manusia secara lebih terarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *