Meninggalkan Apple, Tetapi Tidak Pergi
Dalam pengumuman resmi Apple pada hari Senin, Cook menyatakan bahwa ia mencintai perusahaan itu “dengan segenap jiwa raganya” dan menyebut memimpinnya sebagai “hak istimewa terbesar dalam hidup saya.” Dalam catatan perpisahan khusus untuk para penggemar Apple, ia mengungkapkan rasa syukur yang, dalam kata-katanya sendiri, “tidak dapat saya ungkapkan dengan kata-kata.”
Cook tidak sepenuhnya meninggalkan Apple. Ia akan tetap menjabat sebagai ketua eksekutif dewan direksi perusahaan.
Tongkat estafet diserahkan kepada John Ternus, 50 tahun, wakil presiden senior bidang teknik perangkat keras yang selama dua dekade memimpin tim di balik lahirnya iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, AirPods, hingga Vision Pro.
“Meskipun Cook telah menjaga lintasan pertumbuhan Apple tetap stabil, ia belum mengawasi inovasi perubahan besar yang akan mengubah posisi kompetitif Apple untuk dua dekade mendatang, seperti yang dilakukan Jobs dengan iPhone,” kata Chatterjee.
“Warisan Cook akan ditentukan oleh kepemimpinan operasional yang stabil dan disiplin—bukti bahwa sebuah perusahaan dapat lebih dari sekadar menarik dan visioner; perusahaan tersebut juga dapat sangat berharga bagi semua pemangku kepentingannya.”
Apple kini ada di tangan insinyur yang membangun produk-produknya. Bab berikutnya dimulai.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





